prophetrock – Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung menilai keberhasilannya menembus final Kumamoto Masters Japan 2025 sebagai pencapaian penting. Ia menghadapi banyak tantangan tahun ini karena beberapa kali harus absen akibat masalah kesehatan.
Pada semifinal di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Gregoria tampil dominan menghadapi Chiu Pin-Chian dari Taiwan. Ia menang dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-14. Kemenangan ini memastikan dirinya tampil pada final untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang BWF World Tour Super 500 tersebut.
Gregoria mengungkapkan rasa syukur dan kejutan atas pencapaiannya sepanjang musim 2025. “Final ketiga secara beruntun di Kumamoto Masters, senang dan tidak menyangka. Pencapaian yang sangat berarti karena ini merupakan tahun yang berat untuk saya setelah sempat rehat beberapa kali karena sakit,” ujar Gregoria dalam keterangan resmi PP PBSI.
Kesuksesan ini juga menunjukkan peningkatan konsistensi Gregoria pada turnamen level Super 500. Sepanjang dua musim terakhir, ia mencatat beberapa hasil penting termasuk semifinal dan final di sejumlah turnamen besar. Performa stabil ini memperkuat peluangnya menembus jajaran lima besar dunia yang kini semakin kompetitif.
Melihat catatan positifnya di Jepang, Gregoria memiliki kesempatan besar untuk menambah gelar internasional. Final Kumamoto Masters 2025 menjadi momentum penting baginya untuk menutup musim dengan hasil maksimal. Ia berharap kondisi fisiknya tetap terjaga agar bisa tampil optimal pada laga puncak dan turnamen berikutnya.
“Baca juga : Megawati Hadiri Akad Nikah Naik Volkswagen Putih dengan Ibunda”
Gregoria Siap Maksimalkan Penampilan di Final Kumamoto Masters 2025
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung menyatakan kesiapan mental dan fisiknya menjelang final Kumamoto Masters 2025. Ia ingin bermain maksimal tanpa tekanan berlebihan, fokus pada proses pertandingan.
Meski mengakui performanya pada semifinal belum sempurna, Gregoria bersyukur bisa menuntaskan laga dengan kemenangan. Ia menekankan pentingnya menikmati permainan sambil mempertahankan tekad meraih gelar juara. “Di final saya berharap saya bisa bermain maksimal, bisa have fun di lapangan, tidak terlalu memikirkan hasilnya. Tekadnya juara, tetapi saya ingin fokus pada prosesnya dulu,” ujarnya.
Selain kesiapan bermain, Gregoria juga mengapresiasi dukungan para pendukungnya, baik yang hadir langsung di arena maupun yang memberi semangat dari jauh. “Terima kasih banyak untuk pendukung saya yang hadir di lapangan hari ini, dukungannya terdengar dan sangat berarti. Juga untuk semua yang mendukung saya di manapun berada,” kata Gregoria.
Partai final Kumamoto Masters 2025 akan mempertemukan Gregoria dengan pemenang laga antara wakil tuan rumah Nozomi Okuhara dan wakil Thailand Ratchanok Intanon. Kemenangan pada final ini akan menambah catatan prestasi Gregoria, sekaligus menjadi motivasi untuk turnamen-turnamen internasional berikutnya.
Gregoria bertekad menjaga konsistensi performa dan fokus pada setiap poin, memanfaatkan momentum positif di Jepang untuk menutup tahun 2025 dengan prestasi membanggakan. Pendekatan ini diharapkan membantunya tampil lebih tenang dan percaya diri saat menghadapi lawan kuat di laga puncak.
“Baca juga : Olahraga Terbaik Bakar Lemak Perut dan Tubuh Dengan Cepat”




Leave a Reply