prophetrock – Rizky Ridho Ramadhani menyampaikan rasa syukurnya setelah gol jarak jauh ke gawang Arema FC resmi masuk nominasi The FIFA Puskas Award 2025. Gol tersebut tercipta pada pertandingan Liga 1 musim 2024–2025, tepatnya pada 9 Maret 2025. Prestasi ini menjadi sorotan karena membawa nama Persija Jakarta dan sepak bola Indonesia ke panggung internasional.
Ridho, yang menjabat sebagai kapten Persija, mengaku terkejut karena gol itu mendapat pengakuan tingkat dunia. Ia menekankan bahwa keberhasilan itu tidak lahir dari kemampuan individu semata. Gol tersebut, menurutnya, merupakan hasil kolaborasi tim dalam situasi pertandingan yang krusial. Pengakuan itu menjadi salah satu pencapaian penting bagi pemain berusia 23 tahun tersebut, yang juga menjadi pilar utama Timnas Indonesia.
Masuknya nama Ridho ke daftar nominasi Puskas 2025 memberi harapan baru bagi publik sepak bola nasional. Indonesia sebelumnya pernah mencuri perhatian melalui gol spektakuler Egy Maulana Vikri di level internasional, meski belum mencapai nominasi resmi FIFA. Kini, pencapaian Ridho membuka peluang bagi Indonesia untuk menembus sejarah baru dalam penghargaan bergengsi tersebut.
Prestasi ini menempatkan Ridho sebagai salah satu pemain bertahan Indonesia yang mampu mencuri perhatian global. Golnya menunjukkan kualitas teknik, akurasi, dan ketenangan dalam mengambil keputusan. Jika berhasil memenangkan Puskas 2025, Ridho akan menjadi pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan tersebut. Pencapaian itu akan menjadi sejarah baru bagi sepak bola nasional dan menambah citra positif bagi Persija di tingkat internasional.
“Baca juga : Kaki-Kaki Mobil Lawas Lebih Kuat dari Baru, Mitos atau Fakta?”
Prapanca Bangga Gol Ridho Masuk Puskas dan Ajak Publik Lakukan Voting
Direktur Utama Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyambut dengan antusias kabar masuknya gol Rizky Ridho ke nominasi The FIFA Puskas Award 2025. Ia menilai pencapaian tersebut sebagai bukti perkembangan positif sang kapten dan representasi kualitas permainan modern yang sedang dibangun Persija. Pengakuan dari FIFA itu menjadi salah satu pencapaian individual paling prestisius bagi seorang pemain Liga 1 dalam beberapa tahun terakhir.
Prapanca menyampaikan bahwa pencapaian Ridho merupakan simbol dedikasi tanpa batas. Ia menekankan bahwa gol itu lahir dari proses panjang yang didasari oleh disiplin dan keberanian mengambil risiko di lapangan. “Ridho menunjukkan bahwa mimpi tidak pernah mengenal batas. Gol itu adalah cermin dari kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk mencoba hal yang tampak mustahil,” kata Prapanca. Ia berharap momentum tersebut meningkatkan motivasi seluruh skuad Persija dalam menghadapi sisa musim.
Gol Ridho sebelumnya terpilih sebagai goal of the season internal klub sebelum kini mendapat pengakuan di tingkat global. Gol tersebut tercipta melalui skema serangan balik cepat yang terorganisasi rapi. Prosesnya dimulai dari penguasaan bola di area pertahanan sendiri. Ridho mengalirkan umpan ke Ryo Matsumura yang bergerak bebas di ruang terbuka. Ryo kemudian mengirimkan operan terobosan panjang ke tengah lapangan, tepat pada jalur lari Ridho.
Masuknya gol tersebut ke nominasi Puskas Award 2025 membuka peluang baru bagi sepak bola Indonesia di panggung internasional. Puskas Award sendiri merupakan penghargaan tahunan FIFA yang diberikan kepada pencetak gol terbaik dari seluruh dunia, berdasarkan estetika, tingkat kesulitan, dan keadilan permainan. Pada edisi tahun ini, gol Ridho bersaing dengan 10 kandidat lainnya, termasuk gol pemain Arsenal Declan Rice dan talenta muda Barcelona Lamine Yamal. Daftar kandidat yang kuat menunjukkan tingginya kualitas gol Ridho yang mampu menembus seleksi ketat FIFA.
“Baca juga : Polisi Tangkap Pemilik Bengkel di Banyumas Bikin Senpi Ilegal”




Leave a Reply