prophetrock.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali visi besar pemerintahannya melalui “Strategi Transformasi Bangsa” dalam retret jilid kedua Kabinet Merah Putih.
Acara ini berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, dihadiri seluruh anggota Kabinet, pimpinan lembaga, Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung.
Taklimat Awal Tahun: Fokus Kemandirian Bangsa
Dalam taklimat awal tahun 2026, Presiden Prabowo memaparkan poin-poin strategi transformasi bangsa yang tercantum dalam bukunya.
Ia menekankan kemandirian nasional di berbagai sektor sebagai fondasi utama pembangunan.
“Bangsa Indonesia harus mandiri. Tidak ada bangsa yang merdeka bila rakyatnya tidak bisa dijamin makanannya,” ujarnya kepada pejabat negara.
Program prioritas pemerintah untuk mencapai kemandirian antara lain swasembada pangan dan swasembada energi.
Presiden menjelaskan, ketergantungan impor pangan dan energi menghadirkan risiko besar terhadap kedaulatan nasional.
“Awalnya beras, tetapi swasembada pangan mencakup jagung, singkong, dan protein. Kita harus swasembada protein juga,” tambah Prabowo.
Baca juga: “Menko Yusril Nilai KUHP-KUHAP Perkuat Penegakan Hukum”
Swasembada Energi dan Ketahanan Nasional
Swasembada energi menjadi poin penting lain dalam strategi transformasi bangsa.
Presiden menekankan, ketergantungan energi dari negara lain akan menghambat kemakmuran dan mengurangi kemampuan bangsa mengatasi kemiskinan.
“Kalau kita tergantung pada energi asing, mustahil kita makmur. Strategi ini terbukti benar oleh dinamika global,” jelas Prabowo.
Ia mencontohkan ketergantungan impor beras dari Thailand, Kamboja, dan Vietnam yang terancam akibat konflik internasional.
“Kalau kita tidak swasembada beras, konflik di negara-negara pemasok dapat mengganggu kedaulatan pangan kita,” kata Presiden.
Hal ini menegaskan urgensi kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi keamanan nasional.
Prioritas Pangan: Karbohidrat dan Protein
Presiden Prabowo menekankan bahwa swasembada pangan tidak hanya soal beras, tetapi juga kebutuhan karbohidrat dan protein.
Pemerintah mendorong produksi lokal jagung, singkong, kedelai, dan sumber protein lain.
Langkah ini diharapkan mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pakar ekonomi menilai fokus swasembada pangan dan energi akan mendukung stabilitas ekonomi, mengurangi inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Dengan strategi ini, Indonesia dapat menghadapi ketidakpastian global dengan lebih tangguh dan mandiri.
Strategi Transformasi Bangsa: Panduan Pemerintahan
Buku “Strategi Transformasi Bangsa” menjadi panduan pejabat negara dalam merumuskan kebijakan nasional.
Selain pangan dan energi, strategi ini mencakup sektor industri, teknologi, dan inovasi sebagai pilar kemandirian ekonomi.
Presiden menekankan bahwa setiap kebijakan harus selaras dengan visi jangka panjang, yakni Indonesia mandiri dan berdaulat.
Menegaskan Kemandirian Nasional
Retret Hambalang menegaskan fokus pemerintah pada kemandirian bangsa di tengah dinamika global.
Program swasembada pangan dan energi menjadi kunci strategi transformasi nasional.
Prabowo menekankan perlunya sinergi seluruh pejabat negara, TNI, Polri, dan lembaga pemerintah untuk mewujudkan visi ini.
Dengan langkah konkret di sektor pangan dan energi, pemerintah berharap Indonesia mampu mengurangi ketergantungan impor, memperkuat ekonomi, dan menjaga kedaulatan.
Retret ini menegaskan komitmen Prabowo pada strategi pembangunan yang berfokus pada kemandirian, ketahanan, dan kesejahteraan rakyat.



Leave a Reply